Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Fase E di SMKN 1 Majalaya merupakan kegiatan P5 yang ke-3 untuk para siswa kelas X dengan tema Kearifan Lokal, para siswa kelas X berkesempatan untuk melanjutkan proyek yang telah mereka kerjakan pada fase-fase sebelumnya dengan lebih mendalam. Fase ini fokus pada penguatan kompetensi inti yang berhubungan dengan nilai-nilai Pancasila, yang meliputi aspek kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan ini, siswa-siswi diberikan tantangan untuk merancang dan mengimplementasikan proyek yang tidak hanya memenuhi standar akademis, tetapi juga berkontribusi positif terhadap masyarakat. Salah satu tema yang diangkat adalah “Sunda Gumilang, Budaya Sunda Nanjung Rasa Sunda Nanjung,” yang mengajak para peserta untuk menggali dan melestarikan kearifan lokal serta kekayaan budaya Sunda.

Melalui tema ini, siswa dilibatkan dalam upaya untuk mengenalkan kembali nilai-nilai budaya Sunda yang mencakup tradisi, kesenian, dan kearifan lokal kepada generasi muda. Mereka bekerja sama dalam kelompok untuk merancang program yang dapat mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga warisan budaya Sunda, seperti dalam hal adat istiadat, bahasa, musik tradisional, dan kuliner khas Sunda. Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat lokal, dengan mengadakan pelatihan atau pameran seni dan budaya Sunda, serta mengadakan diskusi budaya yang menyentuh hati.

Para siswa juga diajak untuk merasakan dan memahami filosofi hidup orang Sunda yang dalam kehidupan sehari-hari mencerminkan nilai-nilai gotong royong, menghormati alam, serta memelihara hubungan harmonis antar sesama. Hal ini sesuai dengan semangat “Nanjung Rasa Sunda Nanjung,” yang berarti mendalami rasa dan jiwa dari budaya Sunda secara mendalam. Mereka diberikan ruang untuk berekspresi dan berinovasi dalam mengembangkan ide yang tidak hanya sekadar mempertahankan budaya, tetapi juga membawanya ke dalam konteks yang relevan dengan zaman sekarang.

Pada akhir fase, setiap kelompok menampilkan proyek kreatifitas mereka, berupa Gelar Karya seni budaya sunda meliputi seni tari Jaipongan, Pencak Silat, Paduan suara dengan membawakan lagu-lagu sunda serta penampilan Kabaret yang mengusung cerita sunda seperti Lutung kasarung, Sangkuriang, Ciung Wanara dan cerita-cerita lain yang tumbuh di masyarakat tatar pasundan. Proyek ini juga termasuk evaluasi tentang bagaimana budaya Sunda dapat terus diteruskan dan diterima oleh generasi muda tanpa kehilangan esensinya.

Kegiatan P5 ini diharapkan dapat memperkuat karakter siswa sebagai generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan budaya yang luas, berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, serta dapat menghidupkan kembali dan melestarikan budaya Sunda dalam konteks modern. Sebagai pelajar yang berbasis pada Pancasila, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat kearifan lokal dalam menghadapi tantangan global dengan penuh rasa hormat, toleransi, dan cinta tanah air.